Donderdag 23 Januarie 2014

10 Ciri Si Dia Memang Pria yang Tepat Buat Anda

TRIBUNNEWS.COM - Pacaran bertahun-tahun tidak akan menjamin bahwa dia adalah pria yang tepat untuk Anda. Ada pasangan yang hanya butuh waktu 6 bulan untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan, tetapi ada juga yang perlu waktu bertahun-tahun sampai ke pernikahan. Itu pun ada juga yang akhirnya bubaran. Lalu, bagaimana cara mengetahui bahwa ia memang pria yang tepat? Berikut pedoman yang bisa Anda jadikan tolak ukur apakah dia memang Mr Right. (*/sripo/StyleCaster )
1. Teman-teman setuju
Bukan hanya Anda yang yakin bahwa dia orang yang tepat, tetapi juga teman-teman Anda. Namun, kalau hanya Anda yang merasakan hal itu, dan teman-teman Anda tidak setuju, berarti ada yang salah. Terkadang cinta bisa membutakan logika dan perasaan Anda; orang-orang di sekitar Andalah yang bisa berpikiran normal.
2. Kumpul dengan keluarga
Perkenalkan pasangan dengan keluarga Anda dan lihat apakah ia bisa dengan mudah bergabung dengan orangtua dan saudara-saudara Anda. Memang tak semua orang bisa langsung akrab dengan orang yang baru dikenal. Namun, amati juga apakah ia cenderung menghindar.
3. Ia mendengarkan
Hidup adalah dua kesatuan yang harmonis. Ada kalanya Anda mendengarkan atau dia yang mendengarkan. Namun jika Anda hanya berfungsi sebagai pendengar, maka komunikasi tidak akan berlangsung dua arah. Ingatlah bahwa komunikasi adalah fondasi dari hubungan Anda.
4. Punya tujuan yang sama
Anda ingin menikah dan ia ingin bersenang-senang? Sampai kapan pun Anda berdua tidak akan seiring sejalan. Satukan tujuan ke depan, akan dibawa ke mana hubungan itu? Apakah hanya sebatas bersenang-senang atau berlanjut ke arah yang lebih serius?
5. Ia bisa jadi teman dan sahabat
Ini keuntungan lain saat Anda punya pasangan yang bisa diandalkan sebagai teman dan sahabat. Fondasi ini lebih kokoh ketimbang hanya menjadikan ia sebagai pecinta.
6. Percaya
Anda percaya kepadanya. Tanpa kepercayaan, suatu hubungan tidak akan pernah langgeng sebab Anda akan saling curiga dan mengekang satu sama lain.
7. Merasa spesial
Anda masih merasakan hal yang sama seperti saat pertama berjumpa dengannya, seperti perhatiannya yang tak berkurang atau kesetiaannya yang tetap teruji. Hal ini merupakan pertanda kalau Anda adalah orang yang spesial baginya.
8. Membicarakan masa depan
Saat Anda mencari Mr Right, maka Anda juga harus memosisikan hal yang sama bahwa ia mencari Mrs Right. Artinya, ia juga memiliki sejumlah komitmen untuk menjalani kehidupan yang saling mendukung bersama Anda, pasangannya.
9. Merasa terlindungi
Melindungi bukan hanya secara fisik, melainkan juga secara finansial. Jika ia tidak bisa menghidupi dirinya sendiri bagaimana nanti ia bisa menghidupi Anda dan anak-anak? Cinta saja tidak cukup. Anda harus mampu bersikap realistis!
10. Jadilah apa adanya
Jadilah diri Anda apa adanya agar ia juga mencintai diri Anda seutuhnya, lengkap dengan segala kekurangan Anda. Jika ia tidak mencintai Anda apa adanya, maka tidak alasan Anda untuk terus bersamanya karena unsur "pada saat susah dan senang" tak Anda miliki.

Bagaimana Mencari Tahu Saat Pasangan Sedang Berbohong

Oleh Bianca Folkes | Yahoo She – Yahoo.com


Dia berkata akan pergi bersama teman-temannya, tetapi salah satu dari temannya menelepon ke rumah untuk menanyakan kabarnya. Apakah dia berbohong? Bagaimana Anda mengetahui pasangan Anda berbohong atau tidak?

Jika curiga dengan ucapan mereka yang menandakan pesan membingungkan, maka saatnya untuk mencari tanda-tanda lainnya. Tanda yang paling jelas adalah bahasa tubuh pasangan Anda.

Richard Newman, peneliti bahasa tubuh, berbagi kiat mengenai cara mendeteksi kebohongan.

Setelah penelitiannya di Neuro Linguistic Programming (NLP) dia melatih lebih dari 6.500 orang dari 29 negara yang berhasil menggunakan bahasa tubuh dan bagaimana cara membaca tanda tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

“Cara terbaik untuk membongkar apakah seseorang berbohong atau tidak adalah dengan memperhatikan adanya kejanggalan dan ketidakbiasaan,” ucap Newman.

“Di samping alat yang bisa mendeteksi kebohongan, yang harus diperhatikan adalah adanya tanda-tanda stres, cemas, dan tertekan.”

Dia menyarankan Anda sebaiknya mengatur suara yang baik sebelum memulai investigasi. “Pastikan itu sesuai fakta,” usul Newman. “Jangan langsung membicarakan yang sifatnya menuduh, buatlah orang yang ingin Anda tanya merasa nyaman terlebih dahulu.”

Newman percaya hal tersebut akan membantu mengidentifikasi perubahan signifikan dalam penampilan mereka.

Setelah anda membuat mereka nyaman dan tenang, maka ada tanda-tanda yang Anda harus cari:

Berkedip. Gerakan mata yang banyak bisa berarti sebagai tanda yang bisa dipercaya untuk mengetahui kebohongan. Orang rata-rata berkedip satu kali dalam 10 detik, jadi jika dia berkedip terlalu sering, ada banyak kemungkinan bahwa dia sedang berpikir (mungkin berbohong) cepat.

Sentuhan tangan di wajah. Semakin tinggi tingkat gerakan tangan di sekitar wajah, semakin tinggi tingkat kecemasan. “Kami mendesain secara alami untuk membuktikan kebenarannya,” ucap Newman. Jadi, cara apapun yang dilakukan tangannya untuk menutupi wajahnya, menunjukkan orang tersebut sedang mencoba untuk menutupi kebohongan.

Tiba-tiba diam atau tegang. Kebalikan dari mengalihkan pandangan adalah menatap, tatapan kosong menunjukkan juga respons tidak jujur. Hal itu biasa bagi pembohong yang melakukan upaya khusus untuk tidak banyak menggerakan mata mereka agar terlihat meyakinkan.

Anda mungkin curiga jika seseorang tampak sangat gelisah dan berpikir bahwa mereka berbohong, tetapi hal itu merupakan sikap yang biasa. Sesuatu yang tidak biasa adalah berbicara dengan seseorang yang terlihat seperti patung.

Jangan mendekati seseorang ketika mereka sibuk, terlalu mudah bagi mereka untuk menyembunyikan reaksi mereka dan menutupi bahasa tubuh ketika mereka sedang asyik mengerjakan pekerjaan.

Petunjuk-petunjuk tersebut tidak akan mengubah Anda menjadi seorang detektor kebohongan. Tetapi dengan membaca bahasa tubuh seseorang, setidaknya Anda bisa mendapatkan beberapa kepastian saat sedang merasa curiga.

Perselingkuhan Wanita Lebih "Berbahaya"

Oleh Lika Aprilia Samiadi | Yahoo She – Yahoo.com


Jika ada yang menyebut kata "selingkuh", biasanya yang pertama terlintas di pikiran kita adalah seorang playboy atau sesosok pria yang sering menyakiti hati wanita. Selingkuh seolah-olah identik dengan perilaku dan kebiasaan lelaki. Padahal kenyataannya tak begitu.

Baru-baru ini Manchester Metropolitan University di Inggris melakukan penelitian tentang perilaku berselingkuh pada wanita dan pria. Hasilnya, 20 persen pria mengaku pernah berselingkuh dari pasangannya.

Bagaimana dengan wanita? Ternyata angkanya tak jauh berbeda. Sebanyak 16 persen wanita di Inggris mengaku pernah tak setia. Tapi sebetulnya pria perlu lebih berhati-hati menjaga agar pasangannya tak berselingkuh. Penelitian lainnya tentang perselingkuhan membuktikan bahwa perselingkuhan wanita ternyata lebih "berbahaya" dibandingkan perselingkuhan pria. Bagaimana bisa?


Wanita berselingkuh jika hubungannya bermasalah
Sebagian besar pria berselingkuh karena tak dapat menahan nafsu. Bisa saja hubungannya dengan istri/kekasihnya sebetulnya tak bermasalah. Ia hanya semata tergoda oleh wanita lain atau dihadapkan pada kesempatan untuk berselingkuh yang tak dapat ia tolak. Menurut Ruth Houston, penulis buku "Is He Cheating On You", hanya 20 persen wanita yang berselingkuh karena nafsu. Sedangkan pada pria, angkanya mencapai 80 persen.

Wanita justru sebaliknya. Jika hubungannya asmaranya baik-baik saja, ia biasanya tak akan berselingkuh. Alasan utama wanita berselingkuh adalah karena ia sebetulnya tak bahagia dengan hubungannya. Alasannya bisa karena kesepian, seks yang tak memuaskan, atau kebutuhan emosi yang tak terpenuhi. Intinya ada sesuatu yang tak bisa dipenuhi oleh suami atau pasangannya itu.

Menurut Helen Fisher, PhD, antropolog biologi dan penulis buku "Why We Love", 66 persen wanita yang berselingkuh mengaku tak bahagia dalam pernikahannya. Sedangkan pada pria, angkanya hanya 44 persen.


Wanita terikat secara emosi pada selingkuhannya
Karena wanita berselingkuh dengan alasan emosional (bahasa kerennya "main hati"), biasanya akan lebih sulit pula bagi wanita untuk mengakhiri perselingkuhan tersebut. Tak jarang wanita merasa jatuh cinta pada pria idaman lain tersebut, bahkan mencintainya lebih dari pasangannya sendiri.

Ikatan emosional antara wanita dengan selingkuhannya juga lebih kuat dibandingkan pria dengan selingkuhannya. Sebuah penelitian membuktikan bahwa perselingkuhan yang dimulai atau diawali oleh sang wanita biasanya bertahan tiga kali lebih lama dibanding perselingkuhan yang dimulai oleh laki-laki.


Wanita berselingkuh dengan lebih "serius"
Pria mungkin bisa dengan mudah dan tanpa pikir panjang memutuskan untuk selingkuh. Tak demikian halnya dengan wanita. Wanita selalu memikirkan baik-baik apa risikonya jika ia berselingkuh. Jika hubungan terlarang itu dia anggap hanya buang-buang waktu, atau risikonya tak sepadan dengan kesenangannya, ia tak akan melanjutkan. Pria dapat berselingkuh berkali-kali dengan banyak wanita karena baginya itu tak berarti apa-apa, tapi bagi wanita, jika ia memutuskan untuk selingkuh artinya pria idaman lain itu istimewa.


Wanita lebih jago menyembunyikan perselingkuhan
Wanita seringkali mengetahui saat pasangannya berselingkuh, tapi tidak sebaliknya. Selain pria tak memiliki insting mendeteksi kebohongan seperti wanita, kaum wanita juga lebih piawai menyembunyikan hubungan terlarangnya. Wanita sudah terlatih untuk berbohong sejak kecil demi menjaga perasaan orang lain. Hal yang sama tak terjadi pada pria, sehingga pria biasanya merasa lebih gugup saat berbohong.

12 Fakta Mengejutkan Tentang Perselingkuhan

Yahoo! SHE – Yahoo.com

By Woman's Day | Love + Sex

Oleh Jenna Birch

Bisakah Anda mengenali suami yang rentan selingkuh? Jika pria tidak bahagia dengan istrinya, dia akan selingkuh, benar bukan? Hmmm. Belum tentu.

Menurut penelitian Rutgers University, 56 persen pria yang pernah berselingkuh mengaku bahagia dengan pernikahan mereka. Mereka sangat puas dengan semua yang mereka miliki dan tidak berusaha mencari jalan keluar, namun mereka masih berselingkuh dengan wanita lain — sambil tetap mesra dengan istri.

1. Sebagian besar pria masih mencintai istrinya ketika berselingkuh.

Pria yang berselingkuh masih mencintai pasangannya. Mereka hanya tidak puas dengan keadaannya. "Perselingkuhan biasanya terjadi pada fase ketika pasangan mulai mapan, mempunyai anak dan memantapkan kehidupan yang dibangun bersama-sama," kata psikolog Andra Brosh, PhD.

Meski kehidupan terpenuhi di beberapa bagian, seperti menjadi tulang punggung, asmara mungkin akan hilang. "Kita lebih sering fokus pada wanita yang mengeluh tentang kurangnya asmara, namun pria juga merasakan hal itu," kata Dr Brosh. "Mereka sering menderita dalam diam, meyakini mereka tidak bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan dari pasangan." Untuk menghindari hal ini dalam pernikahan Anda, rencanakan untuk kencan malam bersama, menyisihkan waktu untuk seks dan mendiskusikan harapan dan impian — bukan hanya hari kerja dan pertandingan sepak bola terbaru anak Anda.

2. Pria biasanya selingkuh dengan wanita yang mereka kenal.

Orang yang berselingkuh pada umumnya tidak memilih perempuan sembarangan di bar. "Suami pertama saya berselingkuh dengan teman masa kecilnya," kata Diane dari New York City. "Keluarganya dekat dengan keluarga teman masa kecilnya, sehingga mereka terus menjalin komunikasi."

Pakar asmara Mary Jo Rapini menjelaskan, "Banyak wanita berpikir bahwa semua wanita yang berselingkuh adalah wanita nakal, itu tidak benar. Hubungan biasanya diawali dengan persahabatan." Bahkan, lebih dari 60 persen perselingkuhan dimulai dari tempat kerja, menurut Focus on the Family.

Ide baik: Pastikan suami Anda merasa lebih terhubung dengan Anda daripada rekan bisnisnya. "Suami istri pergi bekerja, mengurus anak-anak mereka dan melakukan hal-hal yang terpisah di malam hari. Itu harus dihentikan," kata Rapini. Dia menyarankan untuk selalu berangkat tidur pada waktu yang sama dan berpelukan.

3. Pria selingkuh untuk menyelamatkan pernikahan mereka.

"Pria mencintai pasangan mereka, tetapi tidak tahu bagaimana memperbaiki masalah hubungan mereka, sehingga mereka mencari hal-hal di luar pernikahan untuk mengisi setiap kekosongan," kata Susan Mandel, PhD, terapis keluarga dan pernikahan. Pria menginginkan banyak hal dan memiliki gagasan aneh bahwa wanita lain akan menghilangkan kerinduan untuk sesuatu yang mereka cari.

Kemudian, mereka dapat hidup bahagia selamanya dengan istri mereka — dan wanita selingkuhan — tanpa menghadapi masalah yang sebenarnya.

4: Pria membenci diri mereka sendiri setelah berselingkuh.

Anda mungkin berpikir tukang selingkuh adalah pria yang tidak bermoral, tapi meskipun mereka menyukai yang mereka lakukan, mereka cenderung membenci diri sendiri setelah berselingkuh. "Jika dia mengesampingkan egonya, dia akan merasa seperti seonggok sampah," kata pakar hubungan Charles J. Orlando, penulis ‘The Problem with Women...Is Men’.

"Dia mengkhianati manusia lain yang dia cintai, hal itu berdampak kepada seluruh jiwanya." Orang yang berselingkuh bisa merasa seolah-olah dia gagal sebagai seorang pria.

5. Saat mulai berselingkuh, pria sering menjadi lebih mesra dengan istri.

Hanya karena suami menjadi sangat mesra, bukan berarti pernikahannya baik-baik saja. "Ketika seorang pria mulai berselingkuh, dia menjadi hiperaktif secara seksual," kata Rapini. Jika Anda melihat perubahan mendadak dalam dorongan seksual suami, berhati-hatilah. Mungkin hasrat seksualnya akan menurun lagi. "Setelah perselingkuhan itu semakin kuat, dia akan mulai menarik diri," kata Rapini.

6. Wanita selingkuh seperti halnya laki-laki, dan perselingkuhan mereka lebih berbahaya.

Sebuah penelitian Indiana University menunjukkan bahwa pria dan wanita selingkuh pada tingkat yang sama. Tapi “alasan perselingkuhan mereka berbeda," kata Orlando. Dia menjelaskan perempuan lebih mungkin untuk berselingkuh untuk kepuasan emosional.

"Selingkuh online — tanpa kontak fisik — adalah jenis yang paling merusak dari berbagi tipe perselingkuhan," kata Orlando. Menjadi terikat secara emosional pada orang lain berarti Anda mungkin sudah mengkhianati pernikahan Anda. Tetapi jika itu hanya seks, hal itu tidak terlalu mengikat dan lebih tepat disebut sebagai kesalahan yang menyakitkan.

7. Seorang istri sering mengetahui perselingkuhan suaminya.

Bagaimana bisa mantan Tiger Woods, Elin Nordegren, dan mantan Arnold Schwarzenegger, Maria Shriver, tidak tahu apa yang dilakukan suami mereka? Mereka mungkin mengetahuinya, tapi tak kuasa untuk mengakuinya. "Pada satu sisi, saya tahu, tapi penolakan saya begitu kuat," kata Lily dari Toronto, Kanada.

"Rasa sakit itu, seandainya saya menerimanya waktu itu, akan terlalu mengerikan, jadi saya harus memprosesnya secara perlahan." Menurut Dr Brosh, para selebritas yang diselingkuhi kemungkinan besar melakukan hal yang sama: memilih untuk tetap hidup bersama demi anak-anak mereka atau untuk menghindari rasa malu dan terhina.

8. Pasangan suami istri tidak akan bisa menyelesaikan masalah ketika suami masih berselingkuh.


Mereka bisa sepakat untuk memperbaiki hubungan, tapi itu tidak akan bisa terwujud. Jika pria masih asik dengan selingkuhannya, tidak ada yang istri bisa menghentikan itu. "Dia mendapatkan hal yang positif, tanpa semua drama yang ada dalam hubungan yang sudah mapan," kata Orlando.

Pernikahan mungkin akan gagal, kecuali suami memutuskan dengan kemauannya sendiri bahwa hidup ini tidak lebih baik dengan wanita lain. Jadi kuncinya adalah pencegahan. Teruslah menjadi wanita yang sama dengan saat pertama kali dia memutuskan untuk menikahi Anda. "Perempuan sering berubah dari pacar yang sangat dicintai menjadi seorang istri yang sering mengomel. Pria tidak tertarik dengan itu." Berikan pujian dan kejutkan dia dengan seks — jangan hanya terus mengomelinya, saran Dr Mandel.


9. Perselingkuhan sering dapat memperbaiki pernikahan.


Apakah perselingkuhan adalah ciuman kematian untuk pasangan? Tidak selalu. Meskipun hubungan baru sangat menarik, "perselingkuhan dapat menghidupkan kembali pernikahan," kata Orlando. "Pria menyadari dengan siapa mereka inginkan menghabiskan sisa hidup mereka dan hubungan baru tidak sesempurna yang mereka pikir."

Namun berpikirlah ulang sebelum kembali dengan pasangan yang berselingkuh. "Perselingkuhan dapat menonjolkan betapa sedikit kontrol diri yang dimiliki seseorang," jelas Orlando. Namun, jika Anda sadar telah melakukan kesalahan dan tidak akan melakukannya lagi, mungkin Anda bisa kembali pada pernikahan Anda.

10. Bahkan setelah membangun kembali pernikahan, suami masih mungkin merindukan perselingkuhan.

Sayangnya, dia mungkin mencintai istrinya dan ingin menyelamatkan pernikahan, tapi dia tidak benar-benar melupakan tentang perselingkuhan itu. "Dia mungkin akan merasakan  kehilangan hal-hal yang menyenangkan dari wanita lain — bersenang-senang, tidak perlu bertanggung jawab, seks — namun sering kali dia merindukan bagaimana perasaannya tentang dirinya sendiri ketika bersama dengan selingkuhannya, dan hal itu akan lebih merusak jika dia berusaha untuk kembali untuk pernikahannya," kata Orlando. Sekali lagi, bersikaplah seperti yang Anda lakukan ketika baru mulai berpacaran bisa membantu pernikahan Anda.

11. Seorang yang berselingkuh tahu dia menyakiti wanita yang dia cintai, menghancurkan keluarganya dan mengorbankan kehormatannya.

Seorang pria mungkin menyadari dampak negatif perselingkuhannya terhadap istrinya, keluarganya dan dirinya sendiri, tapi masih tetap berselingkuh. Kenapa? "Ini semua dalam persepsi orang berselingkuh," kata Orlando. "Jika dia merasa tidak diinginkan, tidak berarti dan disia-siakan, kebutuhan pribadinya untuk dibutuhkan, berarti untuk orang lain, dan diapresiasi akan menang."

12. Istri tidak bisa disalahkan jika suaminya selingkuh.

Sadari hal ini: Jika suami Anda tidak setia, itu bukan kesalahan Anda, tidak peduli apa pun yang dikatakan orang lain. "Ketika seorang pria selingkuh, dia membuat pilihan dengan sadar untuk melakukannya," kata Dr. Brosh. "Gagasan dipaksa untuk berselingkuh dengan wanita lain adalah sebuah ekspresi, bukan kenyataan."

Orlando menyetujui pendapat itu: "Pria tidak selingkuh karena seorang wanita, mereka selingkuh karena diri mereka," katanya. “Kesalahannya adalah tanda-tanda hubungan yang tidak lancar diabaikan oleh kedua belah pihak.”  

Alasan Pasangan Berselingkuh

Lima penyebab seseorang berselingkuh
TEMPO.CO, Jakarta - Isu perselingkuhan adalah mimpi buruk dalam kehidupan setiap pasangan. Tak peduli berapa pun usia pernikahan Anda, masalah ini bisa memunculkan keretakan rumah tangga.

Situs Psychology Today menuliskan beberapa penyebab umum yang mungkin memunculkan niat untuk berselingkuh. Berikut lima di antaranya:

1. Kebutuhan seksual tak terpenuhi
Ini adalah alasan yang paling sering menjadi penyebab perselingkuhan. Jika salah satu di antara pasangan merasa tak terpenuhi kebutuhannya, mereka akan mudah mencari yang lain. Namun, kurangnya kebutuhan ini bisa jadi karena jam kerja yang sangat sibuk. Untuk menutupi kekurangan ini, sebaiknya diisi dengan pesan-pesan romantis atau ajak makan siang bersama pasangan Anda.

2. Balas dendam
Masalah perselingkuhan juga bisa terjadi karena salah satu pihak tersakiti. Akhirnya, pihak tersebut merasa perlu melakukan balas dendam dengan pasangannya. Namun, masalahnya bukan selalu karena pasangannya lebih dulu berselingkuh. Terkadang, saat ia merasa kepercayaannya dirusak, keinginan untuk balas dendam semakin besar. Jika merasa adalah masalah, jangan hanya ucapkan kata maaf, tapi tunjukkan penyesalan dengan melakukan tindakan.

3. Tidak intim
Saat berduaan di rumah, pasangan justru perlu perhatian lebih. Hari-hari yang berlalu begitu saja bisa membuat pasangan Anda bosan dan menjadikannya alasan untuk selingkuh. Keintiman tetap perlu dijaga, tapi tak selalu harus dengan hubungan seksual. Tindakan-tindakan sederhana dapat membuat pasangan tetap terhubung dengan Anda. Misalnya, dengan saling menyentuh, beri kecupan, atau berpelukan. Bisa juga adakan makan malam kecil yang romantis untuk berkomunikasi secara santai.

4. Merasa tak dihargai
Suami banting tulang mencari uang, sementara si istri hanya marah-marah. Ini sama buruknya ketika istri telah melayani suaminya, tapi tetap tak dihargai. Biar bagaimana pun, suami atau istri Anda adalah makhluk sosial yang perlu dihargai. Jangan mentang-mentang sibuk bekerja atau merasa lebih "berkuasa" di rumah, Anda jadi tak menghargai pasangan.

5. Memang sudah tak cinta
Ini adalah alasan utama sekaligus yang paling mengerikan. Pemicunya bisa disebabkan dari gabungan di antara keempat alasan sebelumnya. Komunikasi dan perhatian telah dicurahkan, ternyata itu jadi sia-sia karena pada dasarnya pasangan Anda sudah tak memiliki rasa cinta yang sama. 

Pria Berkulit Sehat Lebih Disukai Wanita

Ghiboo.com - Sejak lama, para wanita lebih tertarik dengan pria berwajah maskulin dengan ciri-ciri tulang pipi menonjol, alis tebal dan wajah yang relatif panjang dengan garis rahang yang jelas. Hal ini dianggap baik karena dapat diwariskan kepada anak-anaknya.

Namun, pilihan tersebut tampaknya mengalami perubahan. Tak banyak yang tahu, jika kini sebenarnya wanita lebih tertarik dengan pria yang memiliki kulit muka yang sehat dibandingkan dengan pria berwajah ganteng, 

Ian Stephen, psikolog dari University of Nottingham menemukan bahwa warna kekuningan seperti emas pada kulit merupakan pertanda alami dari kesehatan yang baik dan cenderung membuat orang tertarik.

Para peneliti menunjukkan foto-foto dari 34 pria kulit putih dan 41 pria kulit hitam, dan meminta para wanita menilai seberapa menarikkah mereka. Hasilnya, wanita lebih tertarik pada pria yang memiliki warna kulit kuning keemasan.

Selanjutnya, peneliti menggunakan teknik komputer untuk mengukur secara sistematis seberapa maskulin kulit-kulit para partisipan pria.

"Warna di wajah berkaitan dengan kesehatan, terutama nuansa emas di kulit bisa jadi berasal dari pigmen karotenoid dari buah-buahan dan sayuran dalam makanan. Pigmen tanaman dianggap baik untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan reproduksi yang membuat kita sehat dan meningkatkan kesuburan," papar Ian Stephen, dilansir melalui Dailymail, Senin (13/2).

Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Evolution and Human Behavior menyimpulkan bahwa menjadi sehat merupakan cara terbaik bagi pria untuk terlihat lebih menarik di mata wanita. Stephen juga menambahkan jika ingin memiliki kulit yang sehat, sebaiknya mengonsumsi makanan yang sehat. 

"Kebanyakan orang berpikir cara terbaik untuk meningkatkan warna kulit adalah dengan cara berjemur. Tapi penelitian kami menunjukkan bahwa makan buah dan sayuran sebenarnya lebih efektif," tambahnya.

Pertama Dilihat Pria dari Wanita!


Ghiboo.com - Ketika mata Anda bertatapan dengan seseorang bisa mengirimkan arti yang besar. Mata memang mampu memberi sinyal terhadap perhatian dan minat seseorang terhadap Anda.

Karena itu yuk, kita lihat apa saja yang menurut Times of India menjadi hal pertama yang dilihat pria dari seorang wanita dibawah ini:

Rambut Anda

Sebenarnya Anda tidak harus memiliki rambut panjang sehingga mudah dibelai pria. Tapi yang terpenting adalah Anda bisa merawat rambut Anda dengan baik sehingga meski pendek tetap sehat dan menarik dilihat pria.

Senyuman tulus

Senyuman yang tulus atau tidak akan terlihat dan ini berpengaruh terhadap minat seorang pria terhadap Anda. Karena pria akan lebih senang melihat senyuman tulus dari wanita dan itu membuatnya tertarik kepada Anda.

Nada suara

Studi menunjukkan bahwa pria lebih suka dengan nada suara yang sedikit lebih jelas dan tinggi dari seorang wanita, karena itu berkaitan dengan kesehatan reproduksi dari wanita.

Besar pinggang

Jika pinggang Anda lebih kecil dari pinggul, itu menunjukkan kesuburan, dan tentunya secara naluriah pria menyukai hal tersebut.

Mata Anda

Semua bagian yang disebutkan tadi, fokusnya tetap pada mata. Ketika mata Anda bertemu dan saling tatap, bisa memberikan arti begitu banyak.

So, lebih cermat memperhatikan bagian diri Anda dan cara pria melihatnya!